Periksa Penyebab Baterai Ponsel Meledak

Baterai Ponsel Meledak

Masih jelas dalam ingatan kita adanya insiden meledaknya phablet terbaru dari Samsung, Galaxy Note 7. Meskipun menuai banyak pujian, euforia itu berubah secara dramatis dimulai saat insiden pertama meledaknya suatu baterai phablet andalan dari Samsung tersebut. Namun insiden meledaknya baterai dari Samsung Galaxy Note 7 itu sebenarnya bukan satu-satunya insiden yang sudah pernah terjadi di industri smartphone. Beberapa vendor yang lain, termasuk Apple pernah mengalami hal yang sama. Menyikapi hal itu, bijaknya kita periksa penyebab Baterai ponsel meledak.

1. Penyebab Baterai ponsel meledak karena Sering Menggunakan Smartphone sampai Baterai Habis

Daya tahan dari baterai lithium-ion itu biasanya dihitung dari banyaknya proses dalam charging yang telah dilaluinya. Satu siklus untuk charging ini dihitung dari kondisi baterai posisi 0%. Akan tetapi dalam menggunakan baterai sampai baterai benar-benar habis sangatlah tidak direkomendasikan. Tidak hanya mengurangi masa pakai dari baterai, kebiasaan ini juga dapat memicu masalah lainnya seperti meledaknya smartphone.

2. Penyebab Baterai ponsel meledak karena Menggunakan Baterai Non-Original

Untuk memangkas biaya servis, tidak jarang pengguna memilih untuk mengganti baterai ori lamanya yang telah rusak dengan baterai yang non-original. Bagi mereka, yang terpenting smartphone mereka bisa beroperasi lagi. Mirisnya adalah, mereka tidak tahu bahwa tindakan yang seperti itu dapat memicu bahaya. Baterai originalnya sebenarnya sudah didesain dan secara khusus supaya cocok dengan smartphone yang sedang digunakan. Beda halnya jika baterai non-original yang tidak jelas proses perancangan dan juga pembuatannya. Daripada berisiko, mengganti baterai yang rusak dengan baterai yang original merupakan pilihan terbaik demi menghindari baterai meledak.

3. Penyebab Baterai ponsel meledak karena Mengisi Baterai dengan Charger yang Non-Original

Kasus meledaknya ponsel iPhone yang dipicu dari penggunaan charger non-original sudah pernah terjadi di beberapa tempat. Meski kasus itu jarang ditemukan pada smartphone Android maupun Windows Phone, bukan berarti risiko itu tidak mungkin terjadi pada pengguna smartphone lainnya iPhone. Setiap charger sudah memiliki spesifikasinya sendiri. Hal ini telah disesuaikan dengan smartphonenya. Bila ingin mengisi ulang baterai dari smartphone, sebaiknya kita gunakan charger asli maupun charger yang memang diproduksi untuk smartphone tersebut. Hal itu dilakukan untuk menghindari smartphone yang meledak tiba-tiba.


Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *